MATERI PEMBELAJARAN

KERAJAAN DAN PEINGGALAN HINDU DI INDONESIA


Di wilayah Indonesia yang sekarang kita diami, dulu berdiri kerajaan-kerajaan. Kerajaan-kerajaan itu ada yang besar ada yang kecil. Ada yang bercorak Hindu, Buddha, dan ada juga yang bercorak Islam. Sebagai bukti adanya kerajaan-kerajaan itu, ada peninggalan-peninggalan sejarah.

Tradisi-tradisi yang dijalankan tersebut  merupakan warisan kebudaya-an Hindu di masa lalu. Warisan itu terus dikembangkan sampai dengan  sekarang ini. Bagaimanakah agama Hindu masuk ke wilayah tanah air kita? Apa saja peninggalan-peninggalannya? Mari kita bahas lebih lanjut

Agama Hindu yang dibawa dari India berpengaruh di Indonesia. Salah satu bentuknya adalah munculnya kerajaan-kerajaan Hindu, seperti Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Kediri, Singasari, dan Majapahit. Kutai adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Kerajaan Kutai didirikan sekitar tahun 400 masehi. Letaknya di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Raja pertamanya bernama Kudungga. Raja yang terkenal adalah Mulawarman. Mulawarman menyembah Dewa Syiwa. Dalam suatu upacara Raja Mulawarman menghadiahkan 20.000 ekor sapi kepada Brahmana. Untuk memperingati upacara itu maka didirikan sebuah Yupa. Dalam Yupa itu ditulis berita mengenai Kerajaan Kutai. Tarumanegara adalah kerajaan Hindu tertua di Pulau Jawa. Keraja- an ini berdiri kira-kira pada abad ke- 5 Masehi. Lokasi kerajaan itu sekitar Bogor, Jawa Barat. Rajanya yang terkenal adalah Purnawarman. Pur- nawarman memeluk agama Hindu yang menyembah Dewa Wisnu. Pada zaman Purnawarman, ke- rajaan Tarumanegara telah mampu membuat saluran air yang diambil dari sungai Citarum. Saluran air itu berfungsi untuk mengairi lahan pertanian dan menahan banjir.

Kerajaan Kediri terletak di sekitar Kali Berantas, Jawa Timur. Kerajaan Kediri berjaya pada pemerintahan Raja Kameswara yang bergelar Sri Maharaja Sirikan Kameswara. Kameswara meninggal pada tahun 1130.Penggantinya adalah Jayabaya. Jayabaya adalah raja terbesar Kediri. Ia

begitu terkenal karena ramalannya yang disebut Jangka Jayabaya. Raja Kediri yang terakhir adalah Kertajaya yang meninggal tahun 1222. Pada tahun itu Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok di Desa Ganter, Malang. Gambar 1.3 Gugus Candi Panataran peninggalan Kerajaan Kediri. Sumber: Indonesian Heritage 1, Sejarah Awal Peninggalan-peninggalan Kerajaan Kediri antara lain Prasasti

Panumbangan, Prasasti Palah, Kitab Smaradhahana karangan Empu Dharmaja, Kitab Hariwangsa karangan Empu Panuluh, Kitab Krinayana karangan Empu Triguna, dan Candi Panataran. Gambar 1.4 Patung Ken Dedes sebagai Dewi Prajnaparamita peninggalan Kerajaan Singosari. Kerajaan Singasari terletak di Singasari, Jawa Timur. Luasnya meliputi wilayah Malang sekarang. Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok. Beliau memerintah tahun 1222-1227 M. Para pengganti-nya adalah Anusapati (1227-1248), Panji Tohjaya  (1248), Ranggawuni (1248-1268),  Kertanegara  (1268 1292). Beberapa peninggalan masa kebesaran Singasari antara lain:

1.Candi Jago/Jajaghu, sebagai

ma-kam Wisnuwardhana,

2.Candi Singasari dan Candi Jawi,

sebagai makam Kertanegara,

3.Candi Kidal, sebagai makam Anusapati,

About these ads

About wildanrahmatullah

Seorang guru sekolah dasar yang masih mencoba mencari hakikat dari mengajar dan mendidik yang sebenarnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Silakan tulis apa yang anda pikirkan setelah membaca artikel kami

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.240 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: